Sabtu, 04 Januari 2025

TIPS FERMENTASI KOTORAN KAMBING UNTUK PUPUK ORGANIK

Untuk mempercepat proses fermentasi kohe kambing, kita bisa menggunakan starter seperti EM4. 


Berikut langkah-langkah yang bisa kita ikuti: 


1. Siapkan EM4 sebanyak 2 tutup botol atau 24 ml. 

Larutkan EM4 ke dalam 5 liter air. 

2. Tambahkan molase, tetes tebu, gula pasir, atau gula merah sebanyak 100 gram. 

3. Aduk semua bahan hingga tercampur rata. 

4. Semprotkan larutan EM4 ke atas hamparan kotoran kambing secara merata. 

5. Pastikan tingkat kebasahan kotoran kambing sekitar 30–40 persen. 

6. Masukkan kotoran kambing ke dalam karung, tetapi jangan terlalu penuh. 

7. Ikat karung dan letakkan di tempat teduh. 

8. Pantau kotoran kambing setiap 2 minggu sekali, jika kotoran terlalu kering, siram atau semprot kembali dengan larutan EM4. 

9. Bolak-balikkan karung agar sirkulasi udara di dalam karung menurun. 

10. Kohe kambing yang sudah matang akan menjadi pupuk organik yang mengandung unsur hara penting untuk pertumbuhan tanaman, seperti nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, magnesium, belerang, natrium, besi, tembaga, dan molibdenum.

11. Pupuk siap diaplikasikan ke tanaman




🌱

Selasa, 31 Desember 2024

PROSES PENGOLAHAN KOTORAN KAMBING MENJADI PUPUK ORGANIK/KOMPOS.

Untuk mempermudah diserap tanaman unsur hara yang terkandung dalam kohe kambing maka sebaiknya dibikin pupuk kompos,
















Cara nya :

Bahan : Untuk membuat 2 ton pupuk Organik/Kompos dengan bahan dasar kohe/kotoran kambing yang siap diaplikasikan pada tanaman kesayangan anda maka diperlukan : 

a. 100 karung kohe kambing

b. Kapur dolomit 6 kuintal

b. Asam Humat 500g

c. Dekomposer/bakteri pengurai 500ml

d. Molase atau tetes tebu 4kg

c. Trichoderma 5 kg sebagai

d. air 30 liter


Cara kerja :

1. Tuang 50 karung kohe kambing, taburi kapur dolomit 1½ kuintal diatas kohe, dibuat 2 lapisan dengan cara yang sama. 

2. Larutkan decomposer, asam jumat, molase/tetes tebu dan trichodermal dalam 30 liter air bersih. Gunakan sebuah ember besar dan bersih untuk proses pencampuran ini. 

3. Masukan campuran tersebut ke dalam gembor/wadah siram jika sudah dicampur dengan benar. 

4. Siram dengan gembor larutan decomposer, asam jumat, molase/tetes tebu dan trichodermal di atas tumpukan kohe kambing dan kapur. Dolomit hingga merata dan semua media dipastikan terkena larutan di atas. 

5. Setelah selesai maka selanjutnya menutup rapat lapisan pupuk dengan menggunakan plastik terpal selama 21 hari.

6. Setiap 2 minggu, terpal dibuka selanjutnya dilakukan pembalikan dan penyiraman dengan air, untuk menyetabilkan suhu. 

7. Setelah 21 hari, media kohe kambing fermentasi siap untuk dihaluskan/giling.

8. Pengemasan dan siap diaplikasikan untuk pembenahan tanah, seblum proses penanaman dilakukan. 

9. Atau langsung diaplikasikan pada tanaman kesayangan anda. 



Salam organik. 

TIPS FERMENTASI KOTORAN KAMBING UNTUK PUPUK ORGANIK

Untuk mempercepat proses fermentasi kohe kambing, kita bisa menggunakan starter seperti EM4.  Berikut langkah-langkah yang bisa kita ikuti: ...